Senin , 30 Maret 2020

Gelar Tikar – Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih

Suasana Gerakan Literasi Politik dan Demokrasi “Gelar Tikar” dengan tema Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih dan Penyusunan Data Pemilih, Selasa Siang (10/02/2020) di Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang.

UNGARAN – Bawaslu Kabupaten Semarang menggelar Gerakan Literasi Politik dan Demokrasi “Gelar Tikar” dengan tema Persiapan Pengawasan Pemutakhiran Daftar Pemilih dan Penyusunan Data Pemilih, Selasa Siang (10/02/2020) di Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang.

Diskusi tersebut membahas mengenai beberapa perubahan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota dan Perbawaslu Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Pengawasan Pemutakhiran Data Dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Serta Wali Kota Dan Wakil Wali Kota.

Yang dimaksud dengan Pemutakhiran Data Pemilih adalah kegiatan untuk memperbaharui data Pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap dari Pemilu atau Pemilihan Terakhir yang dimutakhirkan oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota dibantu oleh PPK, PPS dan PPDP dengan mempertimbangkan DP4 dan dilakukan Pencocokan dan Penelitian.

Pasal 5 ayat (2) PKPU Nomor 19 Tahun 2019 menyebutkan bahwa Pemilih harus memenuhi syarat yaitu  a. genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih pada hari pemungutan suara atau sudah/pernah kawin; b. tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; c. berdomisili di daerah Pemilihan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik;  d. dalam hal Pemilih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik sebagaimana dimaksud pada huruf e, dapat menggunakan Surat Keterangan yang diterbitkan dinas yang menyelenggarakan urusan kependudukan dan catatan sipil setempat; dan f. tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia, atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.  

Dalam Mewujudkan suatu pemilihan yang bersifat demokratis, salah satu langkahnya ialah dimulai dengan pelaksanaan tahapan untuk mempersiapkan data pemilih. Data pemilih yang dibentuk harus valid dan akurat.  Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan suatu kerja sama stakeholder termasuk didalamnya adalah Pengawas Pemilu.

PKPU Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyeengaraan, disebutkan bahwa Pemutkahiran Data Pemilih, meliputi Pencocokan dan Penelitian akan dilaksanakan pada 18 April 2020 – 17 Mei 2020.

Untuk itu, Bawaslu Kabupaten Semarang dalam menghadapi tahapan Pemutakhiran Daftar Pemilih dan Penyusunan Data Pemilih, Bawaslu menyusun daftar inventaris masalah dari Pilkada dan Pemilu yang lalu serta menyusun strategi pangawasan yang harus dilaksanakan agar efektif dan efisien.

Koordinator Divisi Pengawasan, Syahrul Munir mengatakan bahwasanya pengawasan pemutakhiran data pemilih harus dilakukan bukan hanya Bawaslu saja melainkan peran aktif dari masyarakat juga.

“Mari Kita Gaungkan mengenai Tahapan Mutarlih yang akan datang, melalui medsos maupun website Bawaslu. Kita ajak masyarakat untuk turut aktif dalam mengawasi dan melaporkan jika terjadi permasalahan dalam penyusunan Daftar Pemilih Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020”, ungkapnya.

Penulis : Ego Fahrizal

Bagikan :
Pengaduan

KOLOM PENGADUAN
( mohon di isi dengan data yang benar )

Kirim