Bawaslu Kabupaten Semarang Ikuti Penutupan Peningkatan Kapasitas; Tegaskan Komitmen Penguatan Integritas dan Tata Kelola Keuangan
|
JAKARTA – Pimpinan Bawaslu Kabupaten Semarang menghadiri acara penutupan kegiatan "Peningkatan Kapasitas Bawaslu dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Keuangan serta Reformasi Birokrasi" yang bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (20/05/2026). Delegasi Bawaslu Kabupaten Semarang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, S.P., S.H., didampingi Wakil Kordiv SDMO (Kordiv HPS), Ummi Nu'amah, S.Pd., dan Kepala Sekretariat, Marjiono, S.H.
Kehadiran jajaran pimpinan ini semakin bermakna dengan didampingi oleh tiga pegawai yang baru saja dilantik menjadi PNS dan Pejabat Fungsional Ahli Pertama. Ketiga pegawai tersebut adalah Ravi Cahya Kurniawan, S.H., (Analis Hukum Ahli Pertama), Farhan Aditya Perdana, S.I.P., (Penata Kelola Pengawas Pemilu Ahli Pertama), dan Maharamya Karuna Anggani, S.E., (Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama). Keikutsertaan mereka dalam pembekalan ini merupakan langkah nyata dalam membangun generasi pengawas pemilu yang kompeten dan profesional.
Dalam sesi puncak kegiatan, Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Rifqinizamy Karsayuda, S.H., M.H., menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya peran PNS sebagai tulang punggung birokrasi. Beliau mengingatkan agar para pegawai yang baru dilantik untuk terus memegang teguh integritas, menjaga marwah Bawaslu, serta berani menyampaikan kebenaran dalam menjalankan tugas, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pengawasan pemilu. Beliau berharap para PNS muda ini dapat menjadi pemimpin masa depan yang unggul dan profesional bagi Indonesia.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Dr. Drs. Ferdinand Eskol Tiar Sirait, M.H., M.E., M.Si., menekankan pentingnya adaptasi terhadap regulasi dan reformasi birokrasi di lingkungan Bawaslu. Beliau menyoroti bahwa setiap aparatur harus mampu melampaui ekspektasi organisasi melalui peningkatan kinerja dan kedisiplinan. Menurutnya, perubahan pola karier dan perencanaan yang baik menjadi kunci utama dalam memastikan Bawaslu menjadi lembaga yang bersih dan melayani.
Selanjutnya, kegiatan secara resmi ditutup oleh Ketua Bawaslu RI, Dr. Rahmat Bagja, S.H., LL.M. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang sangat krusial dalam mempersiapkan kapasitas pengawas menjelang tahapan Pemilu 2027. Ketua Bawaslu RI menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan Bawaslu dalam memastikan kesuksesan proses pemilihan yang adil dan transparan.
Ketua Bawaslu RI juga memberikan instruksi khusus kepada para komisioner dan jajaran sekretariat di tingkat kabupaten/kota untuk memastikan kualitas perencanaan dan pertanggungjawaban keuangan tetap terjaga. Beliau secara tegas mewanti-wanti agar tidak ada manipulasi administrasi atau pemalsuan tanda tangan dalam laporan kegiatan. Kedisiplinan dalam setiap lembar dokumen pertanggungjawaban menjadi cerminan dari integritas organisasi yang sedang dipimpin.
Selain fokus pada tata kelola, pimpinan Bawaslu RI berharap para peserta yang telah mengikuti kegiatan dapat segera menerapkan ilmu yang didapat di daerah tugas masing-masing. Efisiensi penggunaan anggaran dan ketepatan waktu dalam laporan menjadi perhatian khusus agar seluruh siklus kerja Bawaslu, dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, memiliki standar yang seragam dan berkualitas.
Bagi para PNS yang baru dilantik, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memulai pengabdian dengan standar profesionalisme yang tinggi. Penugasan sebagai pejabat fungsional menuntut tanggung jawab yang besar, tidak hanya pada sisi teknis pekerjaan, tetapi juga pada sisi akuntabilitas anggaran negara yang dikelola untuk kepentingan demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Semarang berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh arahan dari pimpinan Bawaslu RI dan mitra kerja di Komisi II DPR RI. Optimalisasi peran sebagai pengawas pemilu akan terus dilakukan melalui sinergi internal yang solid dan peningkatan kapasitas SDM yang berkelanjutan, sejalan dengan visi reformasi birokrasi yang digaungkan oleh Sekretariat Jenderal Bawaslu RI.
Kegiatan di Hotel Grand Sahid Jaya ini pun diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar seluruh jajaran pengawas di daerah dapat kembali ke wilayah tugas dengan semangat baru. Dengan dimulainya persiapan matang untuk tahapan Pemilu 2027, Bawaslu Kabupaten Semarang menyatakan siap mengawal demokrasi dengan tata kelola yang lebih baik, akuntabel, dan berintegritas tinggi.
Penulis : Ravi Cahya Kurniawan