Lompat ke isi utama

Berita

Semarak Hari Santri Nasional 2026, Bawaslu Kabupaten Semarang Ikuti Jalan Sehat Bersama PCNU dan Pemkab

HSN

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Fithriyah, berfoto bersama para peserta yang beruntung memenangkan undian doorprize pada acara Jalan Sehat Kick Off Hari Santri Nasional 2026 Tingkat Kabupaten Semarang yang diselenggarakan oleh PCNU di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Minggu (4/10/2026).

UNGARAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2026. Kehadiran lembaga pengawas pemilu ini diwakili secara langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Fithriyah. Beliau hadir dalam kegiatan Jalan Sehat Kick Off Hari Santri Nasional tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang di Alun-Alun Bung Karno Kalirejo Ungaran Timur, Minggu, (04/10/2026)

Kegiatan jalan sehat yang berlangsung semarak ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., beserta Wakil Bupati Semarang, Dra. Hj. Nur Arifah. Turut hadir mendampingi pimpinan daerah yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, S.Sos., M.Si., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang.

Antusiasme peserta dalam menyambut perayaan hari besar santri ini terlihat dari tumpah ruahnya ribuan elemen masyarakat yang memadati lokasi. Peserta jalan sehat juga diramaikan oleh perwakilan pelajar dari berbagai jenjang SMP dan MTs di wilayah Kabupaten Semarang, serta para perwakilan Pengurus Ranting NU dari setiap tingkatan yang ada di Kabupaten Semarang.

Kemeriahan acara secara resmi dibuka oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha. Di hadapan ribuan peserta yang bersiap di garis mula, beliau memandu jalannya pelepasan jalan sehat dengan penuh semangat. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, acara jalan sehat dalam rangka Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2026 dengan ini kita mulai bersama-sama. Hitung mundur, 5, 4, 3, 2, 1!" seru Bupati yang langsung mengawali jalan sehat dan diiringi dengan gemuruh tepuk tangan dari seluruh peserta.

Dalam sesi sambutannya, H. Ngesti Nugraha mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten Semarang menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2026 yang dirangkai sekaligus dengan Peringatan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU yang ke-97. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara ulama, santri, dan elemen pemerintahan.

"Semoga dengan kerja sama yang baik, Kabupaten Semarang senantiasa ayem, tentrem, dan kondusif. Kami juga mendoakan semoga alumni dari para santriwan dan santriwati senantiasa sukses semuanya, dan juga bisa bersama-sama bergotong royong membangun Kabupaten Semarang yang kita cintai ini," tutur H. Ngesti Nugraha memberikan pesan moral kepada para peserta.

Merespons kegiatan positif yang melibatkan lintas instansi ini, Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Fithriyah, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan masyarakat dan kaum santri. "Kehadiran Bawaslu di tengah acara ini adalah wujud sinergi dan kedekatan kami dengan masyarakat, khususnya keluarga besar NU dan para santri. Kami berharap momentum Hari Santri Nasional ini tidak hanya menguatkan nilai religius, tetapi juga menumbuhkan kesadaran berdemokrasi yang baik, di mana para santri dapat menjadi agen pelopor pengawasan partisipatif untuk mewujudkan pemilihan yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Semarang," tegas Fithriyah.

Sebagai penutup, rangkaian kegiatan Jalan Sehat Kick Off Hari Santri Nasional 2026 ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dan olahraga bersama, melainkan menjadi simbol kokohnya persatuan. Kolaborasi yang harmonis antara PCNU, Pemerintah Kabupaten Semarang, Bawaslu, pelajar, dan masyarakat luas ini menjadi modal sosial yang berharga dalam menjaga stabilitas daerah yang damai, religius, serta senantiasa kondusif menyongsong masa depan.

Penulis : Ravi Cahya Kurniawan