Bawaslu Awasi Jalannya Coktas PDPB Triwulan II
|
Ungaran - Dalam rangka memastikan kegiatan penyusunan daftar pemilih berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026 berjalan sesuai dengan ketentuan, Bawaslu Kabupaten Semarang kembali melaksanakan kegiatan pengawasan pencocokkan dan penelitian terbatas (coktas) yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Semarang. Pelaksanaan pengawasan pencocokkan dan penelitian terbatas ini dilaksanakan pada Selasa 5 Mei 2026 di Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang dan Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen.
Bawaslu Kabupaten Semarang sendiri dinahkodai oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Muharom Al Rosyid beserta jajaran staf Noor M Nasyar dan Mochamad Munir. Sedangkan KPU Kabupaten Semarang sendiri menerjunkan anggota KPU Kabupaten Semarang, Ahmad Ilman Nafia beserta jajaran sekretariat Teguh Sulistyo, Enggar Galang dan Isti.
Kali ini sasaran kegiatan pengawasan tertuju pada pemilih yang tercatat sebagai pemilih di luar negeri yang menurut data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di seluruh dunia. Kali ini, Bawaslu Kabupaten Semarang ingin memastikan bahwa segala prosedur yang dijalankan oleh KPU Kabupaten Semarang telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan ini menghasilkan data yang valid dimana para pemilih yang dilakukan pencocokkan dan penelitian terbatas rupanya masih ada di wilayah teritori Kabupaten Semarang dan ber KTP elektronik Kabupaten Semarang. Hal ini menjadi salah satu bentuk validasi terhadap data pemilih sehingga akurasi yang didapatkan akan sangat baik dan mengakomodir hak-hak warga negara dalam memilih.
Muharom memastikan proses pengawasan pencocokkan terbatas ini akan terus dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Semarang selama periode II Tahun 2026 ini berlangsung. "Kami telah membagi personil menjadi 5 (lima) tim menyesuaikan dengan kebutuhan coktas ini. Kami akan terus mengawal berdasarkan jadwal coktas yang telah diterbitkan oleh KPU Kabupaten Semarang sehingga diharapkan nantinya kualitas data yang dihasilkan akan sesuai antara data yang diterima dengan hasil real di lapangan" ucap Muharom
Momentum pengawasan pencocokkan dan penelitian terbatas ini menjadi sangat krusial mengingat dinamika pemilih yang terjadi cukup bervariatif sehingga diperlukan aksi nyata dalam mengawasi jalannya penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan ini sehingga nantinya menghasilkan data yang berkualitas untuk Pemilu dan Pemilihan mendatang.
Penulis : Noor M Nasyar
Dokumentasi : M. Munir