Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Semarang Hadiri SMAN 1 Bersholawat untuk Perkuat Pengawasan Partisipatif

Sholawat

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Ummi Nu'amah, bersama Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, berfoto bersama jajaran guru dan ratusan siswa-siswi SMAN 1 Ungaran dalam kegiatan "Smansa Bersholawat" dengan tema Pendidikan Berkarakter dan Berintegritas, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada pemilih pemula.

Ungaran - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran politik sejak dini di kalangan pelajar. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kehadiran jajaran Bawaslu dalam kegiatan pendidikan berkarakter dan berintegritas. Acara tersebut dikemas dalam agenda keagamaan yang sarat makna positif bagi para siswa.

Kegiatan bertajuk "Smansa Bersholawat" ini diselenggarakan di lingkungan SMAN 1 Ungaran pada Rabu, 26 Agustus 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Ummi Nu'amah, yang didampingi oleh Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah. Kehadiran para pejabat daerah ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh ratusan siswa-siswi yang memadati lokasi acara.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan utama untuk memperkuat pengawasan partisipatif di tengah masyarakat, khususnya pemilih pemula. Bawaslu memandang bahwa sekolah merupakan basis penting dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan demokrasi. Melalui pendekatan kultural dan keagamaan, pesan pengawasan pemilu dapat diterima dengan lebih mudah oleh generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Ummi Nu'amah menyampaikan pentingnya peran aktif pelajar dalam mengawal proses demokrasi di masa depan. Beliau menegaskan bahwa pemilih pemula memiliki andil yang sangat besar dalam menentukan kualitas kepemimpinan bangsa. "Pelajar sebagai pemilih pemula harus cerdas, kritis, dan berintegritas tinggi agar tidak mudah terpengaruh oleh praktik politik uang," ujar Ummi Nu'amah dalam keterangannya.

Wakil Bupati Semarang, Nur Arifah, yang turut hadir dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi positif terhadap sinergi lintas instansi ini. Beliau menilai bahwa pendidikan karakter berbasis religiusitas sangat efektif dalam membentengi moral generasi muda dari berbagai bentuk pelanggaran sosial maupun pemilu. Dukungan penuh diberikan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di berbagai sekolah lainnya.

Penyelenggaraan "Smansa Bersholawat" ini diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan bangsa dan kelancaran proses demokrasi di Kabupaten Semarang. Para siswa tampak khidmat mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir kegiatan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar SMAN 1 Ungaran siap menjadi agen perubahan yang cerdas dan berintegritas pada pemilu mendatang.

Penulis : Ravi Cahya Kurniawan