Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Semarang Mengikuti Zoom Meeting Rakor Penyusunan IKU 2026

Ketua

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto didampingi oleh Seluruh Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang Mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu Tahun 2026 yang diselenggarakan Oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 6 Agustus 2026 di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang, Ungaran.

UNGARAN - Bawaslu Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengawas Pemilu Tahun 2026 secara daring. Pertemuan virtual melalui aplikasi Zoom ini diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada hari Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diakses bersama-sama dari Ruang Aula Bawaslu Kabupaten Semarang yang berlokasi di Jl. Purnakarya Raya Gedanganak, Ungaran Timur. Acara ini menjadi langkah penting dalam penentuan arah evaluasi kinerja lembaga pengawas pemilu ke depan.

Hadir secara lengkap seluruh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Semarang dalam kegiatan koordinasi tingkat provinsi tersebut. Peserta yang hadir meliputi Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, beserta keempat Koordinator Divisi pendampingnya. Keempat pimpinan tersebut adalah Fithriyah selaku Kordiv SDMO dan Diklat, serta Muharom Al Rosyid sebagai Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas. Turut hadir pula Ummi Nu'amah yang menjabat Kordiv HPS, dan Nurkus Budiyantomo selaku Kordiv PP Datin.

Rapat ini dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dengan penekanan pada peningkatan akuntabilitas lembaga. Beliau menyampaikan bahwa Bawaslu saat ini dituntut untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalitas meski sedang berada di masa non-tahapan pemilu. Hal ini memerlukan sebuah ukuran ukur dan standardisasi yang jelas agar pencapaian kinerja dapat dievaluasi secara sistematis. Evaluasi kinerja ini tidak hanya dibebankan pada hierarki kelembagaan, melainkan berlaku spesifik dari orang ke orang (person to person).

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, secara tegas menyatakan kesiapannya untuk merumuskan target kinerja yang akuntabel. Agus Riyanto menuturkan bahwa penyusunan IKU ini akan memacu setiap divisi untuk bekerja lebih optimal dan terarah. Pihaknya berkomitmen penuh untuk menerjemahkan arahan dari Bawaslu Provinsi ke dalam dokumen IKU definitif Bawaslu Kabupaten Semarang. Penetapan indikator ini dinilai akan membawa dampak positif bagi integritas dan tata kelola pengawasan di wilayahnya.

Kordiv SDMO dan Diklat Bawaslu Kabupaten Semarang, Fithriyah, juga memberikan pandangannya terkait urgensi kegiatan rapat koordinasi ini. Fithriyah menyebutkan bahwa bimbingan teknis via Zoom ini sangat membantu jajarannya dalam memahami tata cara pengisian template IKU terbaru. Divisi SDMO siap mengoordinasikan seluruh rekapitulasi target kinerja dari masing-masing komisioner agar terhimpun dengan rapi menjadi satu dokumen utuh. Ia sangat optimistis bahwa dokumen IKU tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai tenggat waktu yang diberikan oleh provinsi.

Dalam sesi lanjutan, Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Rofiuddin, turut memberikan panduan teknis yang sangat mendetail. Rofiuddin menginstruksikan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota untuk langsung menggunakan template resmi dari Bawaslu RI agar tercipta keseragaman format secara nasional. Penyatuan langkah dan komando ini sangat krusial agar standar kualitas kinerja pengawas pemilu antar kabupaten/kota tidak memiliki ketimpangan jauh. Rapat daring ini pun berjalan sangat interaktif dengan diwarnai berbagai sesi diskusi antara pihak provinsi dan kabupaten/kota.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, diharapkan Bawaslu Kabupaten Semarang dapat segera merampungkan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) secara komprehensif dan selaras dengan pedoman pusat. Dokumen IKU ini nantinya tidak sekadar menjadi pemenuhan kewajiban administratif, melainkan berfungsi sebagai kompas strategis dalam mengukur efektivitas dan profesionalitas kerja-kerja pengawasan. Melalui kesamaan visi dan sinergi yang kuat antara tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, fondasi kelembagaan Bawaslu diyakini akan semakin solid dan terstruktur dalam mengawal setiap proses pengawasan dan menjaga marwah demokrasi di masa mendatang.

Penulis : Ravi Cahya Kurniawan