Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Terus Bangun Komunikasi Dengan Berbagai Kelompok Masyarakat

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Nurkus Budiyantomo (kanan) saat Melakukan Konsolidasi Demokrasi Dengan Masyarakat di Kantor Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Rabu 11 Februari 2026

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Nurkus Budiyantomo (kanan) saat Melakukan Konsolidasi Demokrasi Dengan Masyarakat di Kantor Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Rabu 11 Februari 2026

Ungaran - Konsistensi Bawaslu Kabupaten Semarang dalam rangka merangkul komunikasi dengan berbagai pihak terus berlangsung. Kali ini, Bawaslu Kabupaten Semarang melalui Anggota Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Nurkus Budiyantomo melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi dengan masyarakat di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan pada Rabu 11 Februari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kopeng ini, dihadiri oleh puluhan masyarakat lokal yang ada disekitar lokasi kegiatan. Dalam kegiatan ini, Nurkus menyampaikan bahwa Pemilu yang ada di Indonesia membutuhkan lembaga pengawas sebagai lembaga yang mengawasi jalannya demokrasi lima tahunan tersebut. "Pemilu bukan hanya ajang demokrasi lima tahunan saja, melainkan juga menjadi ruang demokrasi masa depan bagimasyarakat Indonesia. Sehingga diperlukan sebuah lembaga yang berfungsi untuk mengawasi jalannya seluruh demokrasi pemilu dan pemilihan tersebut" buka Nurkus.

Ia mengatakan bahwa ada peran yang menonjol yang dikedepankan oleh Bawaslu sebagai lembaga pengawas di Indonesia. "Ada berbagai peran yang bisa diambil dari Bawaslu seperti memastikan bahwa jalannya tahapan pemilu dan pemilihan bisa berjalan sesuai dengan aturan dan regulasi. Hal itu tentu dibarengi juga dengan sikap independen dan integritas yang dijunjung tinggi oleh semua pengawas pemilu". ucap Nurkus

Lebih lanjut, Nurkus juga mengatakan bahwa peran Bawaslu ini juga tidak bisa lepas dari peran yang dilakukan oleh masyarakat. "Bawaslu dalam mengawasi tahapan pemilu dan pemilihan tentu tidak bisa bekerja sendiri. Ada peran dari masyarakat yang kita harapkan dapat tumbuh melalui pengawasan partisipatif pemilu" lanjut Nurkus

Maka dari itu melalui Konsolidasi Demokrasi yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Semarang ini, Nurkus berharap agar masyarakat dapat terus meningkatkan kepercayaannya kepada Bawaslu Kabupaten Semarang dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemilu dan pemilihan. "Kegiatan konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan ini tentu selain mendekatkan lembaga kepada masyarakat, namun juga mengajak masyarakat untuk aktif serta meningkatkan kepercayaan publik di masyarakat agar nanti Bawaslu dapat lebih dikenal oleh masyarakat sebagai lembaga yang aktif sebagai lembaga suksesor pemilu dan pemilihan mendatang" tegas Nurkus.

Konsolidasi demokrasi yang diselenggarakan di Desa Kopeng ini menjadi salah satu komitmen Bawaslu Kabupaten Semarang untuk terus menyampaikan informasi dan menyerap harapan dari berbagai lini masyarakat di Kabupaten Semarang.

Penulis : Noor M Nasyar