Lompat ke isi utama

Berita

Konsolodasi Demokrasi dengan KPU, Dorong Komunitas Pemuda Menjadi Agen Pendidikan Demokrasi

Konsolidasi Demokrasi dengan KPU Kabupaten Semarang, Rabu 4 Maret 2026

Konsolidasi Demokrasi dengan KPU Kabupaten Semarang, Rabu 4 Maret 2026

Ungaran - Organisasi kepemudaan dan komunitas masyarakat dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Hal tersebut menjadi salah satu poin penting yang dibahas dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi dengan KPU Kabupaten Semarang.

Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid menjelaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas merupakan salah satu strategi yang efektif dalam menjaring pemilih pemula. Generasi muda cenderung lebih mudah menerima informasi dari lingkungan yang dekat dengan kehidupan mereka, termasuk teman sebaya dan komunitas yang mereka ikuti.

"Karena itu, berbagai organisasi seperti OSIS, Badan Eksekutif Mahasiswa, karang taruna, hingga komunitas kreatif perlu dilibatkan secara aktif dalam penyebarluasan nilai-nilai demokrasi. Melalui pendekatan tersebut, pendidikan politik tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi gerakan bersama masyarakat" jelas Muharom

Dalam konsolidasi demokrasi tersebut juga dibahas gagasan untuk menghadirkan tokoh muda lokal sebagai duta demokrasi. Kehadiran figur yang dekat dengan generasi muda diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Selain itu, berbagai kegiatan partisipatif seperti lomba debat demokrasi, kompetisi vlog, dan karya tulis kepemiluan dinilai mampu menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan pemahaman politik generasi muda. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga mendorong mereka untuk berpikir kritis terhadap berbagai persoalan publik.

Anggota KPU Kabupaten Semarang, Agus Setiyoko juga menegaskan bahwa keterlibatan komunitas menjadi modal penting dalam membangun demokrasi yang berkelanjutan. Melalui kerja sama yang erat antara penyelenggara pemilu dan berbagai elemen masyarakat, pendidikan demokrasi dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.

Dengan semakin luasnya jaringan komunitas yang terlibat, diharapkan kesadaran politik pemilih pemula akan tumbuh secara alami. Pada akhirnya, hal tersebut akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas demokrasi di Kabupaten Semarang.

Penulis : Noor M Nasyar