Kukuhkan 40 Anggota Saka Adhyasta Pemilu, Komitmen Bawaslu Menggandeng Pemilih Pemula
|
Ungaran - Menyongsong masa non tahapan (post electoral) pasca penyelenggaran Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak tahun 2024, Bawaslu Kabupaten Semarang saat ini tengah melakukan berbagai upaya pendekatan kepada berbagai lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pengawasan partisipatif pemilu pada kontestasi mendatang. Kali ini, salah satu sasaran utama yang menjadi fokus Bawaslu Kabupaten Semarang yaitu pemilih pemula yang berasal dari sekolah. Namun proyeksi yang dibangun oleh Bawaslu Kabupaten Semarang saat ini adalah melibatkan gerakan-gerakan yang ada di sekolah. Salah satunya adalah Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka).
Maka pada Rabu, 21 Oktober 2026, dengan semangat pelibatan pemilih pemula tersebut, Bawaslu Kabupaten Semarang menyelenggarakan kegiatan pengukuhan anggota Saka Adhyasta Pemilu yang bertempat di Aula Bawaslu Kabupaten Semarang. Pengukuhan anggota Saka Adhyasta Pemilu ini dilakukan terhadap 40 siswa-siswi dari 4 sekolah di Kabupaten Semarang yaitu SMA N 1 Ungaran, SMA N 2 Ungaran, SMK H.Moenadi Ungaran dan SMK NU Ungaran. Pengukuhan ini terasa semakin spesial karena oara anggota Saka Adhyasta Pemilu yang dikukuhkan ini memiliki latar belakang organisasi gerakan Pramuka di masing-masing sekolahnya. Gerakan pramuka menjadi salah satu organisasi di sekolah yang diharapkan menjadi penggerak untuk memaksimalkan pengawasan partisipatif dari lingkup sekolah.
Pengukuhan anggota Saka Adhyasta Pemilu ini dilaksanakan secara langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Semarang yang juga sekaligus Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto dengan disaksikan oleh Anggota Majelis Pembimbing Saka Adhyasta Pemilu, Muharom Al Rosyid, Fithriyah dan Nurkus Budiyantomo.
Prosesi pengukuhan anggota Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Semarang ini ditandai dengan penempelan simbolis badge Saka Adhyasta Pemilu dari Majelis Pembimbing Saka Adhyasta Pemilu kepada siswa-siswi perwakilan sekolah. Peresmian simbolis ini juga menjadi tanda bahwa Saka Adhyasta Pemilu dapat berperan dan terjun langsung di sekolah masing-masing untuk menyebarkan informasi kepemiluan dan pengawasan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Semarang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya peran Saka Adhyasta Pemilu dalam peningkatan pengawasan partisipatif. "Melalui peran dari adik-adik pramuka, harapan kami tentu segala informasi yang diserap dalam kegiatan ini bisa disampaikan dengan maksimal kepada teman-teman di lingkungan sekolah. Informasi yang kalian sampaikan akan menjadi pedoman dan prinsip baru bagi pemilih pemula dalam membantu proses pengawasan pada pemilu dan pemilihan mendatang" ucap Agus.
Pasca pengukuhan Saka Adhyasta Pemilu ini, Gerakan Pramuka menjadi kawah candradimuka pengawasan pemilu yang akan menyebarkan hal baik dalam meningkatkan peran serta para pemilih pemula di sekolah untuk memastikan kualitas demokrasi di Kabupaten Semarang pada pemilu dan pemilihan mendatang tetap berjalan sesuai dengan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.
Penulis : Noor M Nasyar
Dokumentasi : Farhan Aditya P