Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Tahapan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Semarang Perkuat Kesiapan Staf Muda

Rapat

Ketua dan Seluruh Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang memimpin jalannya Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan staf sekretariat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026)

UNGARAN - Bawaslu Kabupaten Semarang secara resmi menyelenggarakan Rapat Manajemen SDM Pengawas dan Kesekretariatan pada hari Rabu, 2 September 2026. Pertemuan internal yang berfokus pada penguatan kapasitas kelembagaan ini dilangsungkan di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang, Jalan Purnakarya Raya Gedanganak, Ungaran Timur.

Kegiatan koordinasi ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, beserta jajaran komisioner yakni Ummi Nu'amah (Kordiv HPS), Muharom Al Rosyid (Kordiv P2H), Nurkus Budiyantomo (Kordiv PP Datin), dan Fithriyah (Kordiv SDMO dan Diklat). Dari unsur kesekretariatan, rapat dihadiri oleh Kepala Sekretariat Marjiono, jajaran Kepala Subbagian yang terdiri dari Virendra Eka Novianto, Widya Astuti, dan Sri Widodo, serta seluruh staf pelaksana sekretariat.

Rapat yang mengusung tema optimalisasi manajemen aparatur ini dimoderatori oleh staf SDM Bawaslu Kabupaten Semarang, Rohani Pungkasari. Agenda dibuka dengan pengantar dari Kepala Sekretariat, Marjiono, yang menekankan pentingnya meninjau ulang ritme kerja staf yang selama ini sibuk dengan rutinitas harian tanpa adanya evaluasi menyeluruh.

Fokus pembahasan pada rapat ini menyoroti fase transisi dari masa non-tahapan menuju padatnya tahapan pemilihan, di mana Bawaslu Kabupaten Semarang saat ini didominasi oleh staf berusia muda. Analisis beban kerja menjadi hal krusial agar jajaran staf tidak mengalami guncangan kultural ketika volume pekerjaan meningkat tajam.

Menyikapi hal tersebut, Kasubbag Administrasi, Sri Widodo, memberikan statemen materinya terkait korelasi antara usia muda dan produktivitas kerja yang optimal. "Artinya di usia tersebut suatu usia sangat produktif. Punya kematangan berpikir. Nggak nangisan. Sanggup melaksanakan semua jenis pekerjaan," papar Sri Widodo menjelaskan kelayakan mental para staf.

Sejalan dengan optimisme tersebut, Kordiv SDMO dan Diklat, Fithriyah, memberikan arahan tegas agar para aparatur kesekretariatan segera mempersiapkan stamina dan kedisiplinan. "Nanti kalau pas tahapan sudah berjalan, apalagi berlari, lebih-lebih dari sekarang. Hampir tidak hanya dua kali lipat atau tiga kali lipat. Itu lebih nanti kita berjalannya. Pekerjaannya," tegas Fithriyah memberikan arahan antisipatif.

Fithriyah juga menekankan bahwa pelatihan kapasitas internal yang selama ini berjalan, seperti program KOIN dan Rabo Smart, harus benar-benar diserap aplikasinya oleh para pegawai. Pengetahuan tersebut dinilai sebagai bekal utama untuk mengeksekusi tahapan krusial seperti penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan pelantikan badan ad hoc di tingkat bawah.

Penguatan kesiapan SDM ini diharapkan mampu membangun daya tahan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Semarang di tengah meningkatnya intensitas pekerjaan. Sebagai langkah konkret, rapat ini ditindaklanjuti dengan penyusunan skema mitigasi beban kerja yang proporsional demi menjaga kebugaran serta produktivitas staf hingga seluruh tahapan pemilu rampung.

Penulis : Ravi Cahya Kurniawan