Lompat ke isi utama

Berita

Persiapan P2P Tahun 2026, Muharom : Jembatan Pengkaderan Pengawas Partisipatif

Rapat Teknis Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Senin 13 Juli 2026

Rapat Teknis Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Senin 13 Juli 2026

Ungaran - Menghadapi kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang semakin dekat, Bawaslu Kabupaten Semarang menginisiasi untuk menyelenggarakan kegiatan Rapat Teknis Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Kabupaten Semarang pada Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan rapat ini mengundang perwakilan dari masing-masing sekolah yang menjadi mitra Bawaslu Kabupaten Semarang dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yaitu SMA N 2 Ungaran, SMKN H. Moenadi Ungaran, SMK Muhammadiyah Ungaran dan SMK NU Ungaran.

Dalam kegiatan ini, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas, Muharom Al Rosyid mengatakan bahwa program P2P ini adalah salah satu inovasi program berkelanjutan yang dikelola oleh Bawaslu Kabupaten Semarang saat ini. "Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 ini adalah salah satu program yang diciptakan oleh Bawaslu RI untuk menjembatani kader-kader pengawas partisipatif dari berbagai kalangan dalam rangka upaya untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan disemua tahapan baik pemilu dan pemilihan" jelas Muharom.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid dalam kegiatan Rapat Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Senin 13 Juli 2026
Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid dalam kegiatan Rapat Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026, Senin 13 Juli 2026

Ia mengatakan bahwa P2P akan dilaksanakan melalui dua metode. "Metode yang dikembangkan pada pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 ini dilakukan dengan dua metode yaitu metode pembelajaran mandiri dan pembelajaran tatap muka. Terkait dengan pembelajaran mandiri nantinya akan dilaksanakan pada 13-16 Juli 2026, sedangkan untuk pembelajaran tatap muka akan diselenggarakan pada Rabu, 22 Juli 2026 di Aula Gedung Sekda Kabupaten Semarang" tambahnya.

Lebih lanjut, Muharom meminta kepada para sekolah untuk memastikan nama-nama peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut. "Kami mohon kerjasamanya dari pihak sekolah untuk memastikan kembali nama-nama siswa-siswi yang diajukan dalam kegiatan ini karena nantinya akan berkaitan dengan hal teknis yang lain. Jadi total siswa-siswi yang mengikuti total harus 40 peserta" tegasnya

Dalam penutupnya, Muharom menitipkan pesan penting terhadap kegiatan P2P Tahun 2026 ini kepada para peserta. "Kami tentu berharap penyelenggaraan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik, lancar serta memberikan manfaat yang meluas bagi siswa-siswi peserta dan sekolah pada umumnya. Serta dapat menjadi mitra strategis yang handal untuk memperkuat tataran pengawasan yang ada di Kabupaten Semarang" tutupnya.

Penulis : Noor M Nasyar

Dokumentasi : M. Munir