Persiapkan Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Kabupaten Semarang Solidkan Langkah Lewat "Rabu Smart"
|
UNGARAN – "Berfungsi dan Bergerak!" Slogan penuh semangat tersebut menggema di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang pada Rabu pagi (8/7/2026). Jajaran komisioner dan seluruh staf sekretariat berkumpul dalam satu meja dalam forum interaktif "Rabu Smart". Fokus utama pertemuan kali ini adalah mematangkan persiapan matang bagi program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang dikemas dalam kerangka Training of Trainer (ToT).
Dipandu oleh Khoirul Umam sebagai moderator, diskusi mengalir dua arah dan hangat. Satu per satu pimpinan divisi memaparkan kesiapan dan pembagian tugas operasional. Kordiv HPS Ummi Nu'amah, Kordiv PP Datin Nurkus Budiyantomo, Kordiv SDMO Diklat Fithriyah, dan Kordiv P2H Muharom Al Rosyid secara bergantian memberikan arahan strategis kepada staf sekretariat. Koordinasi ini juga diperkuat oleh Kasubbag P2H Widya Astuti yang memimpin pemetaan teknis kesekretariatan.
Dalam sesi diskusi, dibahas detail mengenai sistem pembelajaran digital terintegrasi yang akan dilalui oleh para peserta P2P nantinya. Peserta tidak hanya dituntut mendengarkan materi, melainkan wajib melalui fase pembelajaran mandiri secara audio-visual, mempelajari e-modul, mengisi catatan kritis secara daring, hingga melewati tahap pre-test dan post-test guna mengukur efektivitas pemahaman regulasi pemilu.
"Kita ingin para staf di sekretariat memiliki pemahaman yang sama sebagai fasilitator ToT. Mereka harus siap mengawal jalannya pembelajaran mandiri peserta hingga fasilitasi diskusi tatap muka," jelas Fithriyah selaku Kordiv SDMO dan Diklat.
Untuk mencairkan suasana dan meningkatkan keakraban, agenda "Rabu Smart" ini juga mendiskusikan pemanfaatan berbagai toolkit ice breaking digital seperti Kahoot, Mentimeter, hingga Quizizz yang nantinya akan digunakan para instruktur agar kelas P2P berlangsung menyenangkan dan tidak membosankan.
Kegiatan yang berlangsung interaktif hingga siang hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga soliditas kerja. Dengan persiapan yang matang sejak dini, Bawaslu Kabupaten Semarang siap melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang tidak hanya paham regulasi, tetapi juga aktif bergerak di tengah masyarakat demi tegaknya keadilan Pemilu 2029 yang bermartabat.
Penulis : Ravi Cahya K.