Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Kerja, Bawaslu Kabupaten Semarang Sosialisasikan Aturan Baru Tunjangan Kinerja
|
UNGARAN – Kinerja yang baik tidak hanya diukur dari hasil, tetapi juga dari proses, komitmen waktu, dan transparansi. Nilai-nilai inilah yang ditekankan dalam kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Kinerja Pegawai yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Semarang, Kamis, (09/07/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Semarang, Marjiono, ini mengupas tuntas Keputusan Sekretaris Jenderal Bawaslu Nomor B-1634/KP.10/SJ/05/2026. Pejabat Fungsional Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, Maharamya Karuna Anggani, hadir sebagai narasumber mewakili Kepala Sub Bagian Administrasi, Sri Widodo, untuk membedah instrumen penilaian, mulai dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) hingga pelaporan Buku Kendali.
Namun, puncak dari kegiatan ini adalah pesan moral yang disampaikan oleh Kordiv SDMO dan Diklat, Fithriyah, saat menutup acara. Ia mengajak seluruh staf untuk merenungkan kembali esensi dari upah dan tunjangan yang diterima setiap bulannya.
"Kalau misalkan pengin upahnya itu berkah, ya bekerjanya sesuai dengan jam kerja yang sudah ditentukan. Kalau misal terlambat dan ternyata tidak bisa mengganti, ya dipotong itu wajar. Itu nanti lebih berkah buat uang yang panjenengan terima bulanannya," ujar Fithriyah di hadapan para pegawai.
Fithriyah mengapresiasi sistem absensi saat ini yang dinilai lebih transparan karena sudah tercatat secara pasti (by time). Hal ini menutup celah penyalahgunaan absensi dan mengedepankan asas keadilan bagi seluruh pegawai.
Terkait kebijakan izin dan cuti, pimpinan Bawaslu Kabupaten Semarang dipastikan tidak akan mempersulit hak pegawai. Fithriyah mengingatkan bahwa pegawai memiliki jatah cuti 12 hari setahun yang bisa dimanfaatkan untuk istirahat atau liburan, asalkan dikomunikasikan secara jujur dan tidak dilakukan mendadak saat ada pekerjaan mendesak.
"Tidak ada cuti yang rahasia. Kalau pengin liburan ya bilang liburan, jangan berbohong. Kalau kita kerjakan dengan betul-betul, gaji yang kita pakai setiap hari insyaallah berkah," tutupnya.
Penulis : Ravi Cahya