Lompat ke isi utama

Berita

235 PKD se-Kabupaten Semarang Dilantik, Siap Awasi Pemilu

235 PKD se-Kabupaten Semarang Dilantik, Siap Awasi Pemilu
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin (depan tengah), bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Mohammad Talkhis (depan dua dari kanan) bersama Forkompimcam, Panwaslu Kecamatan Ambarawa dan seluruh PKD terpilih.

UNGARAN - Sebanyak 235 Panwaslu Kelurahan/Desa telah terpilih dan akan dilantik secara resmi oleh Panwaslu Kecamatan pada Minggu (5/2/2023) dan Senin (6/2/2023) di wilayah kecamatan masing-masing.

Hari ini, Minggu (5/2/2023) sebanyak 13 Panwaslu Kecamatan diantaranya Bancak, Getasan, Jambu, Pabelan, Banyubiru, Ambarawa, Bringin, Sumowono, Suruh, Tuntang, Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Pringapus melaksanakan pelantikan dilanjutkan  bimbingan teknis kepada PKD terpilih. Sedangkan 6 Panwaslu Kecamatan lainnya yakni Bawen, Susukan, Bandungan, Bergas, Kaliwungu dan Tengaran rencananya akan melaksanakan pelantikan PKD pada Senin (6/2/2023) besok.

Kegiatan pelantikan selain dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, juga turut hadir Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Forkompimcam, Lurah dan sejumlah undangan lainnya.

Pengambilan Sumpah/Janji PKD

Sambutan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin yang berkesempatan hadir pada pelantikan PKD di Kecamatan Ambarawa memberikan sambutan dan pesan kepada seluruh PKD terpilih. Sambutan yang sama, disampaikan Amin melalui video kepada seluruh PKD di semua kecamatan yang melaksanakan pelantikan pada hari ini.

Dalam sambutannya Amin mengucapkan selamat atas terpilihnya PKD di seluruh wilayah kelurahan/desa di Provinsi Jawa Tengah.

“Selaku pimpinan serta mewakili pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah mengucapkan selamat atas amanah yang telah diterima oleh kawan-kawan PKD seluruh Jawa Tengah, semoga ini adalah jalan terbaik yang diberikan Tuhan kepada kita semua, dan semoga kita bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” ucap Amin dalam sambutannya.

Masih pada kesempatan yang sama, Amin menyampaikan bahwa PKD merupakan garda terdepan dalam proses pengawasan dan pencegahan terjadinya pelanggaran pada Pemilu 2024.

“PKD menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu yang sangat penting, sebab PKD adalah garda terdepan  yang sangat erat dengan pengawasan secara langsung di lapangan, menghadapi secara langsung terkait peristiwa pengawasan dan pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilu di tengah masyarakat,” ujarnya.

Amin melanjutkan, saat ini tahapan pemilu sudah berjalan, dan PKD diminta untuk cepat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas pencegahan dan pengawasan di setiap tahapan Pemilu 2024.

“Saat ini banyak tahapan yang harus kita kawal secara bersama-sama, misalkan tahapan verifikasi faktual calon DPD dan tahapan pemutakhiran data pemilih yang nanti berujung pada coklit, untuk itu PKD kami minta untuk segera menyesuaikan diri, belajar dan membaca regulasi terkait, serta perbanyak diskusi dengan Panwaslu Kecamatan,” lanjut Amin.

Pria kelahiran Pati ini berpesan kepada seluruh PKD terpilih untuk selalu menjalin komunikasi, interaksi dan memahami hierarki kelembagaan.

“Jangan lupa bahwa lembaga kita secara struktural bersifat hierakris maka dari itu jika ada kawan-kawan PKD menemui kasus atau peristiwa yang membutuhkan penanganan dan kebijakan, maka bisa dikomunikasikan dan dikonsultasikan dengan Panwaslu Kecamatan agar kebijakan PKD tidak keliru atau bertentangan dengan aturan yang ada,” tegasnya.

Menutup sambutan, Amin meminta seluruh PKD untuk menjaga profesionalitas dan netralitas.

“Bapak ibu yang saya hormati, saya minta PKD bekerja secara profesional, netral dan berintegritas, sebab wajah pengawasan kita ada di panjenengan semuanya. ” Pungkasnya.