Bawaslu Beri Alarm Potensi Proyeksi 86 Ribu Pemilih Baru Sampai 2029
|
Ungaran - Upaya menjaga kualitas demokrasi terus diperkuat melalui validitas data pemilih. Hal ini tercermin dalam rapat sinkronisasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Semarang pada Rabu, 1 April 2026.
Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang yang juga Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid, memberikan apresiasi terhadap kinerja teknis KPU sepanjang tahun 2025. "Kami sampaikan terima kasih atas seluruh kerja-kerja lembaga yang telah dilaksanakan termasuk penyusunan daftar pemilih berkelanjutan selama tahun 2025 kemarin" buka Muharom.
Meskipun mendapatkan sisi positif terhadap kerja yang dilakukan, Muharom terus mengingatkan adanya tantangan baru berupa proyeksi potensi pemilih baru sampai dengan tahun 2029 nantinya. "Ada data agregat kependudukan yang memproyeksikan sebanyak 86.157 jiwa akan siap menjadi pemilih sampai dengan tahun 2029. Angka ini kami nilai signifikan dan memerlukan pengawalan bersama agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari" ingatnya.
Maka dari itu Muharom terus memberi alarm kepada KPU Kabupaten Semarang terhadap potensi data pemilih tersebut. "Potensi data pemilih tersebut besar, maka KPU Kabupaten Semarang harus bisa secara periodik untuk menyisir dan mencermati potensi data pemilih tersebut. Bisa juga dengan terus berkoordinasi dengan lembaga terkait agar data tersebut tetap dapat terpantau dengan baik" tandasnya
Penulis : Noor M Nasyar
Dokumentasi : Humas Bawaslu Kabupaten Semarang