Lompat ke isi utama

Berita

Demi Kelancaran Pemilu 2024, Camat Bancak Gelar Rapat Bersama dengan Panwaslu Kecamatan dan PPK

Demi Kelancaran Pemilu 2024, Camat Bancak Gelar Rapat Bersama dengan Panwaslu Kecamatan dan PPK

BANCAK - Rabu (25/1/2023), Anggota Panwaslu Kecamatan Bancak dan jajaran sekretariat menghadiri undangan rapat bersama Camat Bancak beserta jajarannya. Dalam kesempatan tersebut, juga mengundang anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) beserta jajaran kesekretariatan.

Camat dan Sekcam Bancak berfoto dengan jajaran Panwaslu Kecamatan dan PPK usai rapat bersama pada Rabu (25/1/2023)  

Bertempat di Gedung Aula Kecamatan Bancak, rapat dimulai pada pukul 13:30 WIB. Camat Bancak, Sugeng dalam kesempatanya menyampaikan tujuan mengundang rapat bersama Panwaslu Kecamatan dan PPK adalah guna melakukan koordinasi awal demi menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024.

Sugeng juga menegaskan bahwa jajarannya akan selalu mendukung semua kerja terkait Pemilu 2024. Dia berharap, pemilu kali ini akan berjalan sukses dan lancar.

Dukungan dan Komunikasi

Rapat bersama dibuka oleh Sekcam Bancak, Haryono. Rapat yang digelar merupakan rapat bersama pertama yang secara langsung mempertemukan Panwaslu Kecamatan, PPK dan pemerintah Kecamatan Bancak yang digelar dalam forum formal.

Sugeng menjelaskan, dirinya telah memiliki keinginan untuk melakukan rapat bersama sejak lama, namun padatnya kegiatan membuat acara baru bisa dilaksanakan. Pihaknya menyatakan siap memberi dukungan kepada penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan.

“Pemerintah Kecamatan Bancak siap memberi dukungan fasilitas, dari mulai ruang kerja hingga personil yang ditempatkan di bagian sekretariat penyelenggara Pemilu,” ungkap Sugeng.

Sugeng yang merupakan alumni Universitas Widya Dharma, juga menjelaskan bahwa demi memperlancar Pemilu, harus ada komunikasi yang baik antar penyelenggara, agar semua tahapan tetap berjalan lancar tanpa kendala.

Tantangan Pemilu Serentak 2024

Masih menurut Sugeng, Pemilu 2024 kali ini akan memiliki tantangan baru. Teknologi informasi yang berkembang pesat, memiliki peran strategis bagi anak muda untuk terlibat dalam aktivitas pemilu.

“Banyaknya pemilih baru yang didominasi anak muda, tentunya mereka sangat akrab dengan media sosial. Kami berharap, kebebasan bermedia sosial tidak disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian,” ujarnya.

Sugeng juga mengingatkan agar jajaran pengawas Pemilu dan PPK untuk bekerja secara profesional, netral dan berintegritas tinggi.

“Jika ada masalah dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu, komunikasi dari semua stakeholders harus diutamakan agar perbedaan pendapat bisa diselesaikan secara baik.” tutup Sugeng.

Ketua Panwaslu Kecamatan Bancak, Musyaffa’ menanggapi bahwa jajarannya telah siap untuk melakukan pengawasan tahapan Pemilu. Staf teknisnya yang didominasi oleh anak muda, akrab dengan teknologi media sosial sehingga bisa diandalkan untuk melakukan pengawasan di ranah tersebut.

“Ketika ada sebuah masalah ditemukan di lapangan, kami berjanji akan melakukan pendekatan persuasif dan mengedepankan dialog serta komunikasi yang baik dengan pihak penyelenggara Pemilu lainnya, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Kami juga akan mengoptimalkan kinerja staf teknis kami khususnya dalam pengawasan di media sosial,” ucap Musyaffa’.

Musyaffa’ melanjutkan, pihaknya berterima kasih atas dukungan sarana dan prasarana yang diberikan oleh pihak kecamatan.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Camat, karena telah berinisiatif mempertemukan jajaran pengawas Pemilu dan PPK untuk menjalin komunikasi.” pungkasnya.

Sebelum acara rapat bersama ditutup, Camat Bancak mengatakan jajarannya siap untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Jajaran pemerintah Kecamatan Bancak juga akan membantu melakukan sosialisasi Pemilu 2024 agar semua kegiatan berjalan tanpa kendala.

(Priyadi - Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat/SNY)