Lompat ke isi utama

Berita

Lewat Podcast Undaris, Ketua Bawaslu Tekankan Demokrasi Substantif

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Jadi Narasumber Podcast Ramadhan Undaris pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Jadi Narasumber Podcast Ramadhan Undaris pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ungaran — Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, S.P., S.H., hadir sebagai narasumber dalam Podcast Spesial Ramadhan 1447 Hijriyah yang digelar oleh Universitas Darul Ulum Islamiyah (Undaris), Selasa (3/3/2026) pukul 10.00 WIB, bertempat di Studio Mini Podcast Undaris lantai 2.

Dalam podcast bertema “Saatnya Bisa Tau” edisi Spesial Ramadhan 1447 H, Agus Riyanto membawakan topik “Mengembangkan Pengawasan Partisipatif untuk Meningkatkan Kualitas Pemilu dan Demokrasi di Indonesia.” 

Pada kesempatan itu, Agus menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan pilar penting dalam memperkuat demokrasi. Menurutnya, kualitas pemilu dan pilkada tidak semata ditentukan oleh penyelenggara, melainkan juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengawasan.

“Pemilu dan pilkada yang berintegritas serta bermartabat membutuhkan partisipasi publik. Demokrasi tidak cukup berjalan secara prosedural, tetapi harus substantif dan mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada Undaris atas inovasi menghadirkan podcast sebagai ruang edukasi publik yang membahas beragam isu strategis, mulai dari agama, politik, demokrasi, hukum, ekonomi, pendidikan, hingga bidang lainnya. Media seperti ini, lanjutnya, efektif dalam meningkatkan pemahaman dan literasi demokrasi di tengah masyarakat.

“Demokrasi adalah pilihan sistem politik bangsa kita. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk terus memperbaiki kualitas pemilu dan pilkada,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Wakil Rektor III Undaris, Dr. Naya Amin Zaini, S.H., M.H., menyerahkan cinderamata kepada Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang. Momen tersebut mencerminkan sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga pengawas pemilu dalam upaya memperkuat demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Semarang menilai kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam mendorong pengawasan partisipatif serta membangun kesadaran demokrasi, khususnya di kalangan akademisi dan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang dialog, edukasi, dan kolaborasi demi mewujudkan pemilu dan pilkada yang berkualitas serta demokrasi yang semakin kokoh di Indonesia.

Humas Bawaslu Kabupaten Semarang