Membedah Isi Buku Wasit Demokrasi Melalui Podcast Bawasantai
|
Ungaran - Baru-baru ini, Bawaslu Provinsi Jawa Tengah menerbitkan sebuah buku berjudul Wasit Demokrasi "Cerita dan Gagasan Penguatan Pengawas Pemilu" di Provinsi Jawa Tengah. Buku Wasit Demokrasi ini merupakan kolase penulisan yang berasal dari pegawai baik pimpinan maupun sekretariat di Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Penulisan dan artikel tersebut kemudian dikirimkan kepada Bawaslu Provinsi Jawa Tengah untuk kemudian diseleksi dan dipublikasi menjadi sebuah buku yang saat ini kita kenal dengan Buku Wasit Demokrasi.
Hebatnya, Bawaslu Kabupaten Semarang berhasil mengirimkan empat penulis kedalam buku Wasit Demokrasi tersebut. Keempatnya adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang, Ummi Nu'amah dan Nurkus Budiyantomo, serta staf sekretariat Noor Muhammad Nasyar. Momen manis tersebut kemudian menjadi ide bagi Humas Bawaslu Kabupaten Semarang untuk diangkat dalam kegiatan Podcast Bawasantai (Buka Wawasan Tentang Demokrasi).
Maka Kamis, 9 April 2026, Bawaslu Kabupaten Semarang kemudian melaksanakan kegiatan podcast Bawasantai dengan topik bedah buku Wasit Demokrasi. Kegiatan yang berlangsung di ruang pojok pengawasan ini dipandu oleh staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Semarang, Maharamya Karuna Anggani. Podcast Bawasantai Wasit Demokrasi ini bertujuan untuk membedah lebih dalam mengenai tulisan dari para penulis tersebut. Ternyata keempat penulis ini menyajikan topik yang berbeda-beda dalam artikel tersebut.
Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto mengangkat topik Tenggang Waktu Penanganan Pelanggaran Antara Pemilu dan Pilkada: Sebuah Kendala Penegakkan Hukum ?, sedangkan Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang Ummi Nu'amah mengangkat topik mengenai Efektivitas Strategi Penyelesaian Sengketa Antar Peserta Pemilu, disisi lain Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang Nurkus Budiyantomo mengangkat mengenai Tantangan Menggerakkan Warga untuk Melapor Dugaan Pelanggaran, terakhir staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Semarang Noor Muhammad Nasyar mengambil topik mengenai Kompleksitas Sistem Informasi Pengawasan, Integrasi Jadi Solusi Terbarukan.
Masing-masing penulis memaparkan latar belakang mengapa mereka mengambil topik itu dan terobosan apa yang coba ditawarkan kepada Bawaslu Republik Indonesia dalam meningkatkan upaya penguatan kelembagaan secara keseluruhan. Tentunya masing-masing penulis berharap terobosan dan ide-ide yang sudah dituangkan tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Bawaslu untuk meningkatkan kerja-kerja pencegahan dan pengawasan pada pemilu dan pemilihan serentak mendatang.
Penulis : Noor M Nasyar
Dokumentasi : M. Munir