Muharom Al Rosyid : Fokus Penguatan Partisipasi Pelajar, Bawaslu Sesuaikan Strategi Program P2H
|
Ungaran – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Kabupaten Semarang, Muharom Al Rosyid, menegaskan pentingnya penyesuaian strategi program dalam menjangkau segmen pelajar sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat rutin Seninan Bawaslu Kabupaten Semarang pada Senin, 20 April 2026. Muharom menjelaskan bahwa rencana Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi Pembina Saka Adhyasta Pemilu digantikan dengan Kursus Orientasi Singkat (KOS) karena pertimbangan efisiensi waktu dan biaya.
“Perubahan dari KMD ke KOS ini merupakan langkah realistis agar program tetap berjalan efektif tanpa membebani waktu dan biaya peserta,” ujar Muharom.
Selain itu, program P2P yang dijadwalkan berlangsung Mei hingga Oktober perlu disesuaikan dengan kalender akademik pelajar. “Karena sasaran kita adalah pelajar, sementara pertengahan Mei hingga Juni mereka menghadapi ujian, maka kami mengupayakan kegiatan bisa dilaksanakan lebih awal,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program Bawaslu Goes to School dan Pesantren direncanakan berlangsung pada minggu keempat. “Kami ingin memastikan kegiatan ini tetap optimal dan tepat sasaran, terutama dalam membangun kesadaran pengawasan sejak dini,” pungkasnya.
Humas Bawaslu Kabupaten Semarang