Lompat ke isi utama

Berita

Pemuda Desa Mluweh Menilai Politik Uang Merugikan

Pemuda Desa Mluweh Menilai Politik Uang Merugikan

Ungaran - Tokoh Pemuda Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang menilai praktik politik uang dalam Pemilu atau Pilkada merugikan . Sebab politik uang telah menjadi pintu masuk korupsi dimana rakyat yang menjadi korbannya selain itu politik uang sejatinya telah merendahkan harkat dan martabat rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara sesunguhnya. Pemuda harus diedukasi lebih awal untuk memutus mata rantai praktik Politik Uang.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Pengembangan Desa Pengawasan di Desa Mluweh. Kamis (28/10/2021)

bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, menambah semangaat bagi para pemuda Desa Mluweh yang hadir pada kegiatan tersebut untuk mengungkapkan gagasannya pada perbaikan Demokrasi bangsa.

Fiki Kusuma ketua Karang Taruna desa Mluweh yang juga terpilih sebagai Ketua Forum Pengawasan, menyampaikan banyak pemuda desa yang peduli terhadap kondisi demokrasi di desa yang telah rusak karena adanya politik uang. menurutnya pemuda desa harus diberikan Pemahaman lebih awal mengenai politik uang agar dengan energi dan semangat yang dimiliki pemuda dapat berpartisipasi mensosialisasikan dampak bahaya politik uang.

"Pemuda memiliki semangat serta daya juang yang kalau di gunakan untuk kabaikan rakyat akan berdampak besar bagi perbaikan sosial ekonomi maupun demokrasi, maka perlu kiranya mendapat pemahaman yang cukup" kata Fiki.

memimpin diskusi kelompok Pemuda, Fiki paparkan hasil diskusi sebagai berikut :

  1. mengagendakan sosilasisasi pendidikan politik antar anggota Karang Taruna
  2. mengagendakan sosilasisasi pendidikan politik antar RW se-desa Mluweh.
  3. Sosialisasi pendidikan politik ke siswa/siswi di desa Mluweh agar memahami dampak buruk politik uang sejak dini
  4. dibentuk forum diskusi Bawaslu dan KPU dengan masyarakat Desa mluweh

(MBP)