Lompat ke isi utama

Berita

Rapat Pembinaan dan Evaluasi Sekretariat, Bawaslu Bahas Mengenai Anggaran

Bawaslu Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan Rapat Pembinaan dan Evaluasi Sekretariat yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI, Senin 26 Januari 2026

Bawaslu Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan Rapat Pembinaan dan Evaluasi Sekretariat yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI, Senin 26 Januari 2026

Ungaran - Bawaslu Kabupaten Semarang mengikuti kegiatan rapat rutin mingguan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia melalui aplikasi zoom meeting. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin 26 Januari 2026 ini diikuti oleh seluruh sekretariat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Materi rapat rutin mingguan ini mengangkat mengenai pembinaan dan evaluasi sekretariat yang disampaikan oleh Deputi Bidang Administrasi, Dr. La Bayoni, S.IP., M.Si. 

Dalam rapat mingguan ini, La Bayoni menyampaikan dihadapan peserta forum terkait penyerapan anggaran provinsi. "Menurut data dari OMSPAN Kemenkeu per tanggal 19 Januari, kami melihat ada 10 provinsi dengan penyerapan tertinggi dan 10 provinsi dengan penyerapan terendah. 10 Provinsi dengan penyerapan tertinggi ada di Provinsi D.I Yogyakarta, Sulawesi Barat, Papua Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, Riau, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat Daya dan Sulawesi Tengah. Sedangkan yang terendah ada di Provinsi Jawa Tengah, Maluku Utara, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Bengkulu, Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua" bukanya.

Lebih lanjut secara spesifik, La Bayoni melanjutnya serapan di tingkat Kabupaten/Kota. "Di Kabupaten Kota yang tertinggi ada Belu, Ende, manggarai, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Minahasa, Solok, Aceh Timur, Takalar, dan Mamuju. Sedangkan terendah ada di Manggarai Timur, Kabupaten Semarang, Kota Denpasar, Maluku Barat Daya, Melawi, Pasaman Barat, Padang Lawas Utara, Pakpak Barat, Konawe Selatan dan Kota Langsa" lanjutnya.

La Bayoni juga tidak lupa memaparkan mengenai anggaran Bawaslu Tahun Anggaran 2026. "Secara pagu alokasi akana da 3 belanja yang dikelola yaitu belanja operasional pegawai, belanja operasional barang dan belanja barang non operasional yang masing-masing terdiri dari non prioritas nasional dan prioritas nasional. Anggaran Bawaslu ini juga sudah menyesuaikan dengan dekrit presiden yang nanti secara kumulatif total pagu anggaran pada tahun 2026 mencapai angka 2,4 triliun rupiah" jelas La Bayoni.

Penulis : Noor M Nasyar

Dokumentasi : M. Munir